Sunday, July 14, 2013

Kerjasama Perdana BEF (Banten English Foundation)





UPAYA KERJASAMA BANTEN ENGLISH FOUNDATION



Banten English Foundation (BEF) merupakan lembaga baru. Namun, dalam usianya yang masih muda sudah sarat dengan tindakan berwawasan ke depan. Pertama, cikal bakal kerjasama ini sudah dirintis sejak Pak Rohadi dan Pak Herli menyelenggarakan Seminar Internasional Pengajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri Baros. Pembicaranya adalah staf Center for British Teachers (CfBT) Brunei yaitu Mrs. Robyn Elmi. Ia memberikan seminar dan workshop tentang strategi pengajaran bahasa Inggris ke Guru MGMP Bahasa Inggris se-Kabupaten Serang. Suatu acara yang sukses. Panitianya semangat, pesertanya juga antusias bertanya, pengaturan acaranya juga mulus. Jempol deh buat MGMP Bahasa Inggris Kab Serang. MGMP ini dinakhodai oleh Pak Rohadi. Ia dibantu oleh Pak Herli dalam penyelenggaraan acara ini. Boleh dikata ia merupakan konsultan untuk kegiatan saat itu.

Kedua, ketika BEF lahir, maka mengadakan diskusi dengan bos CfBT Brunei. Tidak tanggung-tanggung, country managernya hadir, ia adalah Dr. Greg Keaney. Diskusi BEF dan CfBT diselenggarakan di kantor UPI Kampus Serang. Peserta yang hadir adalah Pak Rohadi, Pak Bowo, tentu saja Pak Herli. Kami seru membahas peta situasi pendidikan ASEAN, terutama tentang diformalkannya Bahasa Inggris sebagai “working formal language among ASEAN countries”. Dari sinilah CfBT melihat adanya potensi peluang kerjasama untuk Indonesia dengan melalui BEF.

Ketika diskusi sedang seru-serunya, Pak Rohadi menerima kabar bahwa anaknya terserang diare dan ia dirawat di rumah sakit. Pak Rohadi kelihatan sedih tapi mau apa lagi. Ia pamitan ke forum dan kelihatan serba “kerok”, tapi kami memaklumi. Bagaimanapun keluarga harus kita utamakan apalagi ini sedang dalam keadaan darurat. Pak Rohadipun pergi. Kami melanjutkan diskusi bertiga: Pak Greg, Pak Bowo, dan Pak Herli hingga menjelang jam tiga. Ketika sudah cape diskusi tibalah Pak Greg beristirahat di hotel.

Pak Herli meminta Pak Bowo untuk mengantar Pak Greg  ke hotel. Pak Bowo sangat kreatif di tengah perjalanan ke Hotel Le Dian, Pak Greg “dimampirkan” oleh Pak Bowo ke SMK N1 Serang. Saya baru tahu malam harinya ketika ketemu Pak Greg di MOS. Padahal itu, waktu yang saya atur buat Pak Greg rehat dan merespon hal-hal urgent yang ada di Brunei. Kan dia itu … Country manager, waktunya sangat “precious” banget.  Next time, I will be more than happy, if all colleagues tell me in advance any plan you have in mind, please …” (HS,2013).