Buat
Janji
B
|
uat
janji atau bahasa Inggrisnya "appoinment arrangement" suatu hal yang
harus dipelajari dan diamalkan oleh kita. Memangnya kenapa ? Begini nih,
situasi konteks Indonesia ada diskursus seperti ini: " saya ga janji
ya...", "saya ga bisa datang karena ada acara mendadak / padahal dia
sudah janji datang", " Ga apa-apa ga datang, untung saya sudah bilang
'Insya Alloh'; " tolong ingatkan lagi ya ...", dll. Apa memang bener
seperti itu ? Atau sekedar jurus berkelit aja ?
" Buat janji dengan orang bule lebih enak ke hati karena
kalau dia mengatakan akan datang, dia datang ...lain dengan janji sama orang
kita, bisa berubah pada menit-menit terakhir..." kata seorang teman. Apa
yang dilakukan oleh si bule ini ? Padahal ia untuk datang mesti menyeberangi
lautan, menjalani jalan darat yang panjang, mengeluarkan biaya yang tidak
sedikit. To the best of my knowledge, orang bule sebelum membuat janji, ia akan
mengecek pada agenda kegiatan dia. Ia bahas bersama keluarganya. Atau ia
menganalisis kalender akademik atau kegiatan kantornya. Jadi, kesanggupan
tanggal yang diberikan memang melalui perencanaan yang matang, semua perspektif
ia analisis. Manakala ia mengatakan: " Yes, definitely confirmed I will
come to Indonesia". Ini berati si bule betul-betul akan datang. Hebat ya,
padahal ia tidak mengatakan "Insya Alloh" he he he ...
Nah faktor " appoinment arrangement" inilah yang
harus kita pelajari dari orang bule. Terutama "committed" akan janji
untuk hadir yang kita ucapkan. Sekali kita mengatakan "akan hadir"
maka acara yang datang kemudian harus kita atur lagi. Maksudnya dijadwal
ulang di waktu lain. Sehingga, "appoinment" yang sudah anda bilang
"akan datang" jadi aman. Bahkan, harus mengusahakan jangan sampai ada
penggagalan " menit-menit terakhir / last minutes". Penggagalan ini,
mungkin saja akan mendatangkan mudharat pada keluarga yang sudah menyiapkan
akan menerima anda. Bagaimana kalau ada musibah ? Itu lain lagi Mas Bro / Mbak
Sis. Itu namanya "force majeur".
Apa sih manfaatnya kita tepat waktu dalam berjanji ? Oh, tentu
banyak manfaatnya Mas Bro/Mbak Sis. Kita kan warga dunia. Apalagi kita mau
"benckmarking" dengan dunia internasional. Ada ISSO, ada hal-hal yang
serba internasional. Nah, gimana kita jadi warga dunia bila hal yang kecil aja
kita gagal dalam membuat janji. Terus, di dunia internasional, "making
appoinment " dan " fufilling appoinment" merupakan kualitas diri
kita dihadapan orang lain. Artinya, pembicaraan kita dipandang sebagai sesuatu
yang akan terjadi. " Gampang dipegang omongannya" demikian kata orang
kita mah. Menyatunya perkataan dan perbuatan.
Apa yang harus mulai kita kerjakan? Mencontoh Nabi. Ia mengatakan
bahwa orang mukmin itu: " bila ia berkata ia benar, bila ia diberi
kepercayaan ia amanah, dan bila ia berjanji ia tunaikan". Nah, Mas Bro /
Mbak Sis, "appoinment arrangement" ini sangat penting untuk
organisasi BEF. Mari kita sama-sama mengatur waktu kita secara cermat, dewasa,
dan berkarakter. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Selamat
berpuasa... Lebaran 25 hari lagi ...! (HS. 2013).










